Registrasi
 
Tentang kami
 
Hubungi kami
 
advance search
 
 
 
 
 
 
  Home
  Berita buku
  Forum diskusi
  Profil pengarang
  Kelas baca
  Agenda
  Ruang Baca
  Edisi Juli 2008
 




 
  Jumat | 25 | 07 | 2008 | 01:39
Resensi Anda Topik bulan ini | Buku bulan ini | Kantong ide | Resensi anda
Daftar Resensi
Kirim resensi | Baca resensi | Arsip

Sejarah Konflik Politik di Pulau Dewata
Membaca buku ini menyiratkan bahwa di balik angan-angan orang perihal Bali yang harmonis dan damai, ternyata menyimpan jejak sejarah yang menunjukkan betapa Bali juga negeri yang pernah dilanda kekerasan dan anarki politik.--Nur Faizah

cyberspace dan matinya dunia realitas
Pemikiran Slouka yang coba diketengahkan oleh Astar Hadi tentang “matinya dunia realitas”. Matinya dunia relitas ini bukan lantaran ada yang membunuhnya, namun karena adanya “realitas tandingan” atau dunia cyberspace yang disebut oleh Baudrillad sebagai realitas simulacrum.--Moh. Amin Rauf

Negara Madinah Sebuah Eksprimen Negara Islam
Buku ini hadir dalam kondisi yang sangat tepat di tengah banyaknya tuntutan sekolompok orang yang ingin memperjuangkan syariat Islam dalam bernegara karena dianggap pilihan ideal untuk menjawab segala persoalan dan problem kemanusiaan dan keumatan. Sementara, perjuangan menegakkan syariat dikhawatirkan justru akan menjadikan agama sebagai alat legitimasi politik belaka.--Zamaahsari A. Ramzah

Negara Kelima, Menguak Sejarah Alternatif Nusantara
Novel ini juga terasa sangat "Minang centris". Pelaku-pelaku protagonisnya adalah orang-orang keturunan Minang. Data-data yang dikupas untuk memecahkan teka-teki hampir semua terkait dengan tanah Minang. Mungkin ini adalah suatu bentuk pemberontakan dan protes atas kondisi bangsa yang saat ini sangat "Jawa centris".--Baihaqi

Menyingkap Sejarah Hindu-Jawa
Dalam kesimpulan buku ini setidaknya ada enam wali yang merupakan keturunan Cina. Namun, kelemahan Muljana, sebagaimana ditulis Asvi Warman Adam dalam pengantarnya, bahwa Muljana hanya mendasarkan kesimpulannya pada buku yang ditulis oleh M.O Parlindungan dan tidak memeriksa sendiri naskah-naskah yang berasal dari klenteng Sam Po Kong Semarang itu.--M. Faliqul Isbah

prev  1  2  3  4  5  6  7  8  next

 
  Copyright Tempo 2005