Usul rubrik bahasa
Gimana kalo ada rubrik khusus tentang bahasa? Suka baca buku artinya kan dekat dengan bahasa. yang ringan2 aja, kayak Rubrik bahasa di Kompas itu. Ini karena saya prihatin dengan penggunaan bahasa Indonesia yang sering salah di masyarakat kita. Contohnya saja, banyak yang masih bingung dengan penggunaan kata depan "di" sebagai kata depan (di sini, di sana, dll) dan "di-" sebagai imbuhan kata kerja pasif (mis: dibaca, dikirim, tapi banyak yang masih nulis dipisah: di baca, di kirim, dll). wartawan dan mahasiswa aja masih suka salah, gimana yang lain?
--Indradya Susanto Putra
|