Lukisan Pangeran Kecil yang Hilang Ditemukan
Ruang Baca TEMPO, Tokyo: Sebuah lukisan yang ditemukan di Jepang diduga keras sebagai lembaran lukisan yang hilang dari edisi asli Pangeran Kecil (Le Petit Prince), karya klasik pengarang Prancis Antoine de Saint-Exupery.
Lukisan dari cat air itu ditandatangani sang pengarang dan menggambarkan sebuah adegan dari buku yang terbit pada 1943 itu. Saint-Exupery menghilang dalam sebuah misi penerbangan selama Perang Dunia II.
"Saya sangat senang pada penemuan ini dan sedikit tak sabar untuk segera melihat lukisan Saint-Exupery," kata Francois D'Agey, keponakan Saint-Exupery yang berusia 81 tahun, hari ini.
Penemu lukisan itu adalah Minoru Shibuya, kurator sebuah museum buku bergambar di dekat Tokyo. Dia semula membeli lukisan itu dalam sebuah pasar buku bekas di Jepang pada 1994. Dia baru menyadari bahwa lukisan itu bagian dari edisi perdana buku Saint-Exupery yang terbit di Amerika Serikat pada 1943.
"Ketika saya pertama kali membelinya saya tahu itu lukisan asli, tapi tak tahu seberapa berharganya," kata Shibuya tanpa mengungkap harga yang dia telah bayar untuk mendapatkannya.
Shibuya mengatakan bahwa para ahli telah membuktikan bahwa kertas, noda, dan nomor halaman dari lukisan itu semua berhubungan dengan buku asli Pangeran Kecil yang disimpan di Morgan Library, New York, Amerika.
Lembar lukisan yang baru ditemukan itu beserta karya seni Saint-Exupery lainnya akan dipamerkan di pasar Matsuya di Distrik Ginza, Tokyo, selama 25 April hingga 7 Mei.
| AFP | IWANK
|